Menjadi Orang Muda Luar Biasa dalam KOMJak
May 4, 2010 at 5:11 pm , by komjakarta
Oleh Cynthia Ruslan

Kardinal (tengah) bersama Rm. Y. Purbo Pr, Sekr. KAJ (kanan) menerima Laporan KOMJak Angkatan I dari Rm. J.N. Hariyanto, SJ
Berproses dalamprogram KOMJak penuh ‘keringat, darah, dan air mata’, tidak pernah ada yang menjanjikan bahwa program beasiswa pengembangan diri komprehensif dari Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) ini mudah dan lancar untuk dilalui. Butuh perjuangan ekstra keras oleh setiap KOMJakers (sebutan bagi setiap peserta KOMJak, red.) agar bisa tetap bertahan mengikuti semua prosesnya selama satu tahun penuh. Terdengar menyeramkan? Tunggu dulu. Read more
Melayangkan Museum Layang-Layang
March 12, 2010 at 5:19 am , by komjakarta
Kuambil bulu sebatang
Kupotong sama panjang
Kuraut dan kupintal dengan benang
Kujadikan layang-layang
Itulah sepotong lagu layang-layang ciptaan A.T. Mahmud yang sering kudengar tapi tak pernah kulakukan selama ini. Baru pada suatu hari Sabtu siang aku bisa menyaksikan dan merasakan langsung pembuatan layang-layang di sebuah museum di pinggiran selatan Jakarta. Keberadaannya pun baru kuketahui kala mengikuti pelatihan jurnalistik. Padahal sejak enam tahun lalu museum ini telah berdiri di Jalan H. Kamang No.38, Pondok Labu. Read more
KOMJak
March 9, 2010 at 10:56 am , by komjakarta
Oleh: Semalam suntuk Production (Viri, Hanni, Stevi)
Video ini adalah cuplikan dari refleksi pengalaman menjadi peserta angkatan I KOMJak selama 1 tahun. Video ini didedikasikan sebagai rasa terima kasih peserta kepada seluruh warga Keuskupan Agung Jakarta, Romo Hariyanto, SJ, dan para fasilitator
Kilas Sejarah - Tragedi Berdarah 1740
March 3, 2010 at 7:27 am , by komjakarta
Oleh: Hiyashinta Klise
Oleh sebagian besar masyarakat, daerah kota tua memang tak lebih dari sekedar daerah yang bernuansa oldies. Suasananya yang mampu membangkitkan kenangan akan tahun-tahun silam membuatnya tak sepi pengungjung. Ada yang mengatakan klasik, ada yang mengatakan romantis, ada pula yang mengatakan angker. Betapa tidak, mengingat pada jaman penjajahan Belanda, VOC pernah membantai ribuan etnis Tionghoa di Batavia.
Namun kini kisah itu telah terlupakan. Tenggelam oleh romantisme foto-foto pre-wedding yang diambil di sana. Kalah oleh maraknya ABG labil yang berpacaran yang tidak mengindahkan nilai sejarah dari kota tua.
Ingin tahu mengenai kisah pembantaian etnis Tionghoa oleh VOC pada tahun 1740? Silakan simak film dokumenter berdurasi 7 menit ini. Hiyashinta Klise telah membuatnya untuk kita semua. (PRK)
Orang Muda yang Kreatif Secara Luas
February 26, 2010 at 5:40 pm , by komjakarta
Seri Kualifikasi KOMJaker (bagian 6)
Oleh: Felix Iwan Wijayanto
Tak akan sulit menemukan kreativitas dalam diri orang muda pada umumnya. Asumsi ini terutama untuk kreativitas dalam kaitannya dengan seni. Namun, kreativitas yang dimaksud dalam kualifikasi keenam KOMJaker ini berlingkup lebih luas daripada sekadar kreativitas seni, melainkan kemampuan membangun/merintis pembaruan dan akhirnya menemukan/menciptakan kebaruan dalam segala dimensi kehidupan, entah secara kognitif (cara berpikir), afektif (cara mengolah rasa) maupun konatif (cara bersikap, berperilaku dan mengekspresikan diri). Mengapa kreativitas seluas itu sangat penting dikuasai oleh seorang KOMJaker?
Program KOMJak didedikasikan bagi sejumlah orang muda Katolik yang ingin mengembangkan dirinya secara komprehensif. Read more
Orang Muda yang Andal Berjejaring
February 25, 2010 at 4:25 pm , by komjakarta
Seri Kualifikasi KOMJaker (bagian 5)
Oleh: Felix Iwan Wijayanto
Saat seorang KOMJaker memiliki mimpi/cita-cita besar tentang dirinya sendiri, Gereja dan masyarakat, pada sisi lain ia menyadari bahwa dirinya serba terbatas: wawasannya, kemampuannya, daya pengaruhnya terhadap dirinya sendiri dan lingkungan di sekitarnya. Di saat itulah ia membutuhkan bantuan dari pihak lain dan kerjasama dengan pihak lain. Dalam posisi itulah jejaring mutlak dibutuhkan.
Jejaring berarti hubungan-hubungan relasional antar pribadi dan antarkelompok, antarlembaga, bahkan antara pribadi dengan kelompok dan lembaga. Read more
Orang Muda yang Survive
February 25, 2010 at 7:14 am , by komjakarta
Seri Kualifikasi KOMJaker (bagian 4)
Oleh: Felix Iwan Wijayanto
Kualifikasi keempat KOMJaker ini mungkin memicu kontroversi. Betapa tidak? “Survival” mungkin lebih dikenal sebagai daya naluriah (instinctive) binatang dan tumbuhan untuk bertahan hidup, sehingga tak layak dipinjam sebagai istilah penjelas situasi manusia, termasuk orang muda dan KOMJaker. Namun, untuk sementara istilah “survival” dipinjam dalam maknanya yang berlaku untuk kapasitas diri manusia dalam mengambil sikap (adjustment) saat menghadapi tantangan berat hidup di tengah masyarakat. Read more
Reading Materials Sosio-Ekonomi
February 25, 2010 at 6:56 am , by komjakarta
Ekonomi Pasar Yang Neo-Liberalistik vs Ekonomi Berkeadilan Sosial
Akses Keadilan Bagi Masyarakat Miskin
Kemiskinan dan Disparitas Pembangunan
Analisa Permasalahan Kemiskinan di Indonesia dalam Perspektif Teori Modernisasi dan Dependensi
