Slide1
Slide1
Slide2
Slide2
Slide3
Slide3
Slide4
Slide4
Slide5
Slide5
Slide6
Slide6
Slide7
Slide7
Slide8
Slide8
Slide9
Slide9
Slide10
Slide10
Slide10 - copy
Slide10 - copy
Slide11
Slide11
previous arrow
next arrow
Shadow

Apa itu KOMJak?

Kampus Orang Muda Jakarta (KOMJak) adalah program beasiswa pengembangan diri komprehensif bagi orang muda Katolik di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) dan Keuskupan Bogor.
KOMJak mewadahi arena pembelajaran bagi orang muda Katolik yang ingin mengembangkan dirinya secara menyeluruh, baik dari aspek kognitif/intelektualnya, afektif/olah rasanya, hingga konatif/sikap, perilaku, dan keterampilan hidupnya.
Saat ini, KOMJak sudah mencapai angkatan XI

Tujuan KOMJak

  1. Mempertemukan pribadi-pribadi orang muda yang punya mimpi besar tentang dirinya sendiri, Gereja Katolik, dan bangsa Indonesia.
  2. Menyediakan arena pembelajaran bagi orang muda yang termotivasi kuat untuk mengembangkan diri dalam pelbagai aspeknya (kognitif/intelektual, afektif/olah rasa, konatif/tindakan dan sikap)
  3. Membangun kapasitas pribadi orang muda yang berarti bagi dirinya sendiri, keluarga dan komunitas yang dilibatinya, Gereja, serta lingkungan sekitarnya dan bangsanya.

Output KOMJak

Program ini ingin memunculkan orang muda yang memiliki kapasitas unggul sbb.

  1. kritis, terbuka pikirannya (open mind), dan tetap low profile
  2. punya kemampuan survival menghadapi tantangan berat hidup di tengah masyarakat
  3. punya dan mampu memanfaatkan jaringan kerja sama yang handal
  4. kreatif secara luas dalam mengekspresikan dirinya
  5. punya jiwa kepemimpinan di lingkungan manapun yang dilibatinya
  6. punya daya solidaritas kepada sesama, yang meluap dari keunggulan-keunggulan kapasitas dirinya
  7. menghayati perutusannya sebagai sahabat Yesus: merintis kehidupan yang lebih baik dalam masyarakat di sekitarnya.

Publikasi terbaru kami

Gereja Sebagai Rumah Sakit Darurat

“Mari kita melihat Gereja sebagai rumah sakit darurat setelah pertempuran. Tugas Gereja adalah menyembuhkan luka banyak orang. Apapun penyakit dan latar belakang orang itu, Gereja harus siap melayani dan tidak…

Perempuan, Buruh dan Perjuangan Kolektif

Perempuan, Buruh dan Perjuangan Kolektif Oleh: Benedicta Stella Fortunae Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) orang yang bekerja untuk orang lain dengan mendapat upah disebut sebagai buruh. Baik yang bekerja…

Ketika Perempuan Mencibir Sesama Perempuan

Ketika Perempuan Mencibir Sesama Perempuan Oleh: Benedicta Stella Fortunae “Gila make up lo menor banget. Mau nongkrong atau mau ngelenong?” “Baju dia sexy banget. Kurang bahan atau gimana?” “Kok bisa…

Jangan Mendiamkan Kejahatan

JANGAN MENDIAMKAN KEJAHATAN oleh : Ignasius Lorenzo Ada 80 orang muda dari 12 negara di Asia bersama sejumlah aktivis, pastor, teolog dan organisasi We Are the Church International berpartisipasi dalam…

Perebutan Tafsir Kebebasan di Ruang Publik

oleh Awigra* Publik terbelah posisinya ketika merespon wacana pembubaran Front Pembela Islam (FPI). Terlebih, pasca aksi pengusiran sejumlah pengurus pusat FPI oleh masyarakat Dayak di Pangkaraya, Kalimantan Tengah, (11/2) ditambah…

Kaum muda semuanya, tinggalkan jejak di bumi ini. Jejak yang baik. Kalian harus meninggalkan jejak kalian dan bukan jejak yang diberikan orang lain pada kalian

~Pope Francis~