Apa Itu KOMJak?
Kampus Orang Muda Jakarta (KOMJak) adalah program beasiswa pengembangan diri komprehensif bagi orang muda Katolik di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Sebagai program pengembangan diri komprehensif, KOMJak ingin mewadahi arena pembelajaran bagi orang muda Katolik yang ingin mengembangkan dirinya secara menyeluruh, baik dari aspek kognitif/intelektualnya, afektif/olah rasanya, hingga konatif/sikap, perilaku, dan keterampilan hidupnya.
Namun, program beasiswa KOMJak ini tidak sama dengan program beasiswa studi formal, di mana pesertanya mendapat dukungan sejumlah dana untuk membiayai studinya di lembaga pendidikan formal (sekolah/perguruan tinggi). Beasiswa yang dimaksud adalah pembiayaan seluruh kegiatan formal KOMJak ditanggung penyelenggara, atas dukungan Dana Pembinaan Generasi Muda (DPGM) KAJ. Maka peserta tidak dipungut uang kontribusi.
Mengapa KOMJak Diselenggarakan?
(Background)
Hidup di Indonesia jaman sekarang semakin tak mudah. Kondisi krisis di berbagai aspek memengaruhi hidup kita sehari-hari. Sehingga meniti hidup dengan beragam tantangan membutuhkan kecerdasan integratif (intelektual, spiritual, emosional), kapasitas diri yang tangguh dari berbagai sisi kognitif/intelektual, afektif/olah rasa, konatif/tindakan), lingkungan pembelajaran yang mendukung, arena aktualisasi diri yang menggairahkan (bidang sosial politik, sosial ekonomi, sosial budaya), serta keintiman relasi dengan Allah Sang Pembebas.
Kegagalan menemukan hal-hal itu sering membuat banyak orang muda terpuruk dalam ketakberdayaan, bahkan frustasi berkepanjangan, meski secara fisik tak selalu menampilkannya sebagai sosok yang sakit secara kejiwaan. Namun, sebaliknya, keberhasilan memeroleh hal-hal itu selalu membuat orang muda muncul sebagai sosok yang percaya diri, penuh gairah dan motivasi, tampil sebagai pribadi yang unggul, sekaligus terbuka untuk berbagi kepada sesama. Dan justru dari kapasitas diri semacam itulah ia mudah diterima oleh beragam kalangan, mudah menemukan lingkungan pergaulan, membuka kesempatan/ kemungkinan untuk lebih maju dan berkembang meniti jalan kepada indahnya masa depan, bahkan tak mustahil mampu merintis kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di sekitarnya.
Demi mendorong orang muda mencapai keberhasilan itulah Kampus Orang Muda Jakarta (KOMJak) ini didedikasikan.
Apa yang Hendak Dituju?
(Outcomes)
Program KOMJak ini bertujuan untuk:
- Mempertemukan pribadi-pribadi orang muda yang punya mimpi besar tentang dirinya sendiri, Gereja Katolik, dan bangsa Indonesia.
- Menyediakan arena pembelajaran bagi orang muda yang termotivasi kuat untuk mengembangkan diri dalam pelbagai aspeknya (kognitif/intelektual, afektif/olah rasa, konatif/tindakan dan sikap)
- Membangun kapasitas pribadi orang muda yang berarti bagi dirinya sendiri, keluarga dan komunitas yang dilibatinya, Gereja, serta lingkungan sekitarnya dan bangsanya.
Apa yang Hendak Dihasilkan?
(Output)
Program ini ingin memunculkan orang muda yang memiliki kapasitas unggul sbb.
- kritis, terbuka pikirannya (open mind), dan tetap low profile
- punya kemampuan survival menghadapi tantangan berat hidup di tengah masyarakat
- punya dan mampu memanfaatkan jaringan kerja sama yang handal
- kreatif secara luas dalam mengekspresikan dirinya
- punya jiwa kepemimpinan di lingkungan manapun yang dilibatinya
- punya daya solidaritas kepada sesama, yang meluap dari keunggulan-keunggulan kapasitas dirinya
- menghayati perutusannya sebagai sahabat Yesus: merintis kehidupan yang lebih baik dalam masyarakat di sekitarnya.
Apa Saja Kegiatannya?
(Program Schedule)
Agenda KOMJak ke depan:
- Pendaftaran peserta KOMJak Angkatan II: 19 Oktober s.d. 12 Desember 2009 (hanya dikirim dengan akun e-mail pribadi calon peserta ke alamat e-mail KOMJak: komjakarta@gmail.com)
- Wawancara dan dinamika seleksi calon peserta: Sabtu dan Minggu, 19 dan 20 Desember 2009 pk. 10.00-17.00 di Gedung Karya Pastoral KAJ, Jl. Katedral 7 Jakarta Pusat (komplek Gereja Katedral, depan Masjid Istiqlal).
- Pengumuman peserta lolos seleksi: 25 Desember 2009 (hanya dikirim ke alamat e-mail pribadi peserta lolos seleksi).
- Retret Orientasi Program: Kamis sore - Minggu sore, 21-24 Januari 2010 (peserta menginap dan mengikuti proses secara penuh/tidak terputus/tidak pulang-pergi).
- Pembelajaran Intensif 4 Tahap/Modul: Januari-September 2010 (akan menggunakan banyak waktu Sabtu sore – Minggu sore menginap).
- Pelatihan Praktik Penerapan Hasil Pembelajaran: jadwal menyesuaikan proses Pembelajaran Intensif 4 Tahap/modul (materi alternatif: pelatihan penulisan ilmiah popular, effective public speaking, produksi video jurnalistik, dsb. sesuai kebutuhan peserta dan pertimbangan fasilitator).
- Retret Perutusan dan Orientasi Tindak Lanjut: Jumat sore - Minggu sore (menginap), diperkirakan Oktober 2010.
Apa Syarat-syarat Mengikuti Program Ini?
(Target Group)
- memiliki mimpi/cita-cita besar untuk dirinya sendiri, lingkungan sekitarnya, Gereja, dan bangsa Indonesia
- laki-laki/perempuan yang sudah dibaptis secara Katolik
- berdomisili di wilayah Keuskupan Agung Jakarta (meliputi wilayah provinsi DKI Jakarta, kota dan kabupaten Bekasi, kota dan kabupaten Tangerang) atau tercatat sebagai mahasiswa Katolik di perguruan tinggi yang berada dalam wilayah Pastoral Mahasiswa KAJ (PMKAJ)
- berusia maksimal 26 tahun pada saat pendaftaran dibuka (19 Oktober 2009)
- sudah mencapai pendidikan formal minimal D3 atau S1 semester 5
- memiliki rasa ingin tahu yang besar
- bersedia mengikuti seluruh rangkaian program secara penuh
- terampil/fasih berkomunikasi melalui media internet seperti: e-mail, mailing list, website/weblog, dan media sosial (facebook/twitter/friendster/dll.)
Catatan: peserta KOMJak Angkatan II dibatasi maksimal 50 orang.
Social Networks : Technorati, Stumble it!, Digg, delicious, Google, Twitter, Yahoo, reddit, Blogmarks, Ma.gnolia.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
by Enny Lestari
On November 3, 2009 at 5:53 am
Kenapa peserta Komjak angk. II dibatasi 50 org?? waktu ank.I ada 68 org??
thanx
by seto
On November 9, 2009 at 12:44 pm
maaf, saya kurang jelas dgn persyatan “sudah mencapai pendidikan formal minimal D3 atau S1 semester 5″,
apakah mahasiswa D3 smester 5 jg memenuhi persyaratan? atau syarat semester 5 hanya berlaku bgi yg mnempuh program s1? Thx
by hilda
On November 10, 2009 at 4:15 am
@Enny Lestari: kami membatasi jumlah peserta berdasar pada berbagai pertimbangan. Misalnya optimalisasi dana efektivitas proses pembelajaran dan keterbatasan kemampuan fasilitator untuk mendampingi proses pembelajaran peserta se-intensif mungkin, jika persertanya dalam jumlah yang banyak.
@seto: untuk persyaratan yang no. 5, maksudnya bahwa peserta minimal sedang menempuh semester 5 pada program S1, bukan semester 5 program D3.
by AYUB GINTING
On November 16, 2009 at 6:11 pm
teman2 saya mau ikutan dunk tapi sekarang saya kuliah di UGM, yogyakarta. saya tau informasi ini dari orang tua saya yang tinggal di tangerang. bagaimana prosedurnya jika saya berasal dari keuskupan agung semarang?? terima kasih
GBU
by Benedicta Feby
On November 17, 2009 at 11:15 am
Saya tertarik dengan program ini..yang ingin saya tanyakan, apakah program pembelajaran dilaksanakan terus menerus setiap sabtu hingga minggu sore?
Bagaimana jika bentrok dengan jadwal kuliah?
TRIMS!
by priska
On November 19, 2009 at 6:32 am
@feby: silahkan buka halaman FAQ unt lbh jelas mengenai jadwal sabtu-minggu…
by robertus ronald
On November 19, 2009 at 6:34 am
apakah msh ada kesempatan ini berlakutiap tahun dan msh adakah kesempatan bwat tahun depan?
by priska
On November 19, 2009 at 7:02 am
@robertus: jika ada kesempatan tahun ini, kenapa menunggu tahun depan? harapan kami program ini bisa diadakan setiap tahun…
by marcelinus
On November 30, 2009 at 6:52 am
wah sayang, usia dibatasi 26 tahun. padahal aku sangat tertarik.
by priska
On December 1, 2009 at 4:16 am
marcelinus, memang usia kamu berapa? kan maksimal 27 tahun…
by melki
On December 1, 2009 at 4:18 am
kesempatan dan peluang akan menentukan sebuah keputusan. kami menunggu semangat orang muda katolik yang mau belajar dan melangkah bersama demi kemuliaanNya.
http://www.melkipangaribuan.blogspot.com
by Misheilla
On December 1, 2009 at 12:26 pm
ingin sekali mendaftar,,tapi waktu wawancara untuk pendaftaran angkatan 2 berbarengan dengan acara natal fakultas..apakah tidak dapat dibuat di area Bandung??
by anton
On December 1, 2009 at 1:18 pm
sayang ya untuk mau belajar kritis sj harus dibatasi max 26 thn.
padahal yg namanya memiliki mimpi ga dibatasi umur
by Felix
On December 1, 2009 at 3:55 pm
@ Ayub Ginting: terima kasih sudah mengirimkan comment, mohon maaf terlewatkan utk kami tanggapi. Prinsipnnya, KOMJak terbuka untuk diikuti peserta dari mana pun asal dan tempat tinggalnya. Namun mempertimbangkan seluruh prosesnya dilaksanakan di Jakarta, maka tentu sangat berat diikuti peserta yg tidak tinggal di Jakarta/sekitarnya.
KOMJak jg terbuka untuk dibagikan dan dilaksanakan di Keuskupan lain, termasuk Keusk. Agung Semarang. Mungkin perlu dijajaki terlebih dahulu: seberapa relevankah KOMJak dg situasi dan kebutuhan orang muda di Keuskupan tsb. Tim fasilitator KOMJak bisa diundang ke Keuskupan lain utk berbagi pengalaman mengelola KOMJak, lalu silakan program semacam KOMJak diselenggarakan sendiri di Keuskupan tsb., difasilitasi oleh para fasilitator dari Keuskupan itu pula. Terima kasih, Ayub Ginting.
by Felix
On December 1, 2009 at 4:02 pm
Benedicta Feby: thx ud kirimkan comment yach? Waktu yg digunakan utk proses KOMJak sebagian besar menggunakan Sabtu-Minggu krn justru utk menghindari benturan dg waktu utk peserta berkegiatan lain yg tak kalah penting (mis. studi, bekerja, berelasi dg keluarga dan teman, bergiat di komunitas, dsb.). Durasi waktu kegiatan formal dlm KOMJak terdiri dari 3 kemungkinan: hanya Sabtu (siang-sore), hanya Minggu (pagi-sore), atau Sabtu sore sampai Minggu sore; tergatung kebutuhan proses yg sudah dijadwalkan terlebih dahulu. Di proses awal, mungkin hampir semua Sabtu-Minggu akan digunakan. Tapi setelah proses belajar mandiri makin mampu dilakukan peserta sendiri, tentu waktu utk kegiatan formal tidak se-intens di proses awal (tidak semua Sabtu-Minggu digunakan). Cukup jelas kah, Feby? Thx ya?
by Felix
On December 1, 2009 at 4:09 pm
@Marcelinus: thx ud comment ya? Sedikit koreksi informasi dari Priska, usia pendaftar/calon peserta dibatasi maksimal 26 tahun pada saat pendaftaran dibuka (19 Oktober 2009). Tidak ada alasan yg sangat “scientific” yg bisa menjelaskan mengapa harus dibatasi maksimal 26 tahun. Batasan itu dipilih berdasarkan pengamatan kondisi sejumlah orang muda yg ditemui fasilitator yg memungkinkan ia berproses lbh mudah dalam KOMJak daripada orang lain yang berusia lebih dari itu. Batasan usia tsb jg terkait hal2 lain mis. tuntutan studi lanjut (jika menempuh pasca sarjana), tanggung jawab pekerjaan dalam jenjang karir tertentu, relasi sosialnya, dsb.
by Felix
On December 1, 2009 at 4:14 pm
@Misheilla: wawancara seleksi akan kami adakan 19 dan 20 Desember 2009. Waktu itu dipilih justru dengan perhitungan belum masuk dalam liturgi Natal menurut tradisi Gereja Katolik. Benarkah Misheilla dan teman2 sudah merayakan Natal 19-20 Desember 2009? Kalo gitu, ini adalah pilihan yg hrs Misheilla putuskan, akan ikut Natalan di Bandung atau mengikuti wawancara seleksi KOMJak. Pasti keduanya membawa makna positif buat Misheilla. OK?
by Felix
On December 1, 2009 at 4:19 pm
@Anton: hehe … Anton, harap maklum. Batasan usia lbh didasari kondisi keterbatasan kami, fasilitator, yg jelas tidak bisa melayani peserta dari segala usia. Memang mimpi/cita2 tak mungkin dibatasi usia, tp fasilitasi/pelayanan kami ternyata tidak tak terbatas. Thx comment-nya ya, Anton …
by Aji
On December 2, 2009 at 2:30 am
saya kuliah di jogja… dan rumah saya di daerah tangerang… saya minat pada komunitas ini, bagaimana pemecahannya??
by hilda
On December 2, 2009 at 3:54 am
@ Aji: terima kasih atas pertanyaannya. Masalah yang dialami oleh Aji hampir sama dengan masalah beberapa teman yang ingin mengikuti program KOMJak ini.
Prinsipnnya, KOMJak sangat terbuka bagi siapa pun peserta dan dari mana asal serta tempat tinggalnya. Namun mempertimbangkan seluruh prosesnya dilaksanakan di Jakarta, maka tentu sangat berat diikuti peserta yg tidak tinggal di Jakarta/sekitarnya.
solusinya: bisa saja menunggu Aji menyelesaikan kuliahnya di Jogja dan kembali ke Jakarta atau mengadakan kegiatan serupa di Keuskupan Agung Semarang, tentu saja mempertimbangkan berbagai hal, misalnya seberapa pentingkah/butuhkah/relevankah kegiatan semacam ini dilaksanakan di keuskupan tsb? Itu dulu.
by Hanni
On December 2, 2009 at 3:59 am
@Aji: pertanyaan anda nampaknya serupa dengan pertanyaan Ayub Ginting sebelumnya, yaitu mengenai domisili anda di kota lain. Pertanyaan tersebut telah dijawab oleh Mas Felix sebelumnya. Berikut saya copy lagi jawabannya:
“@ Ayub Ginting: terima kasih sudah mengirimkan comment, mohon maaf terlewatkan utk kami tanggapi. Prinsipnnya, KOMJak terbuka untuk diikuti peserta dari mana pun asal dan tempat tinggalnya. Namun mempertimbangkan seluruh prosesnya dilaksanakan di Jakarta, maka tentu sangat berat diikuti peserta yg tidak tinggal di Jakarta/sekitarnya.
KOMJak jg terbuka untuk dibagikan dan dilaksanakan di Keuskupan lain, termasuk Keusk. Agung Semarang. Mungkin perlu dijajaki terlebih dahulu: seberapa relevankah KOMJak dg situasi dan kebutuhan orang muda di Keuskupan tsb. Tim fasilitator KOMJak bisa diundang ke Keuskupan lain utk berbagi pengalaman mengelola KOMJak, lalu silakan program semacam KOMJak diselenggarakan sendiri di Keuskupan tsb., difasilitasi oleh para fasilitator dari Keuskupan itu pula. Terima kasih, Ayub Ginting.”
Semoga membantu..
GBU
by noviana
On December 13, 2009 at 2:37 pm
saya sangat tertarik dng program ini.. tp saya belum mencapai pendidikan d D3 ato pun d semester5.. =(
kalo bole tanya kenapa ad persyaratan seperti itu?? hehhe trimakasiiiih
by jhoe_bae
On January 3, 2010 at 5:02 am
hmmm
kegiatan yang sangat bagus ya….
cuma sama kek yang di atas saya KENAPA HARUS minimal D3…….???
apa yang tamatan SMA or SMP gak punya mimpi besar dan pandangan luas juga gak ada kemauan MEMAJUKAN GEREJA KATOLIK??
I DONT THINK SO ^^/
malah klo di bikin batasan seperti itu terkesan diskriminasi……
sedangkan kaum mudah katolik yang cuma mengantongi ijazah SMA or SMP itu bukan krn dia malas buat bersekolah…..
back to biaya ^^?
kiranya bisa menjadi pertimbangan untuk kedepanna
~jhoe.bae~
[anak manusia yg mencoba berpendapat}
by Felix
On January 3, 2010 at 12:31 pm
@Noviana: penjelasannya hampir sama dg penjelasan thd pertanyaan Marcelinus (lihat di atas), tidak ada alasan yg sangat “scientific” yg bisa menjelaskan mengapa usia dan capaian studi calon peserta harus dibatasi. Batasan itu dipilih berdasarkan pengamatan kondisi sejumlah orang muda yg ditemui fasilitator terkait jenjang studinya yg memungkinkan ia berproses lbh mudah dalam KOMJak daripada orang lain yang mencapai jenjang studi kurang dari itu. Jadi, batasan peserta lebih mencerminkan keterbatasan kami dalam memfasilitasinya, karena kami tidak mampu melayani semua orang dg semua jenjang pendidikan untuk mengikuti program. Jumlah org yg sanggup kami layani pun akhirnya hanya maksimal 50 orang.
by Felix
On January 3, 2010 at 12:41 pm
@Joe Bae: Penjelasannya hampir sama dg Noviana. Batasan itu dilatarbelakangi keterbatasan kami (fasilitator) untuk melayani sejumlah peserta, tidak ada hubungannya dan tidak ingin kami hubung-hubungkan dengan hak setiap orang utk bermimpi, punya mimpi, ikut membangun Gereja dan bangsa, dst. Jadi di antara jutaan orang muda yang menurut kriteria Anda berhak ikut program ini, hanya 50 orang yang sanggup kami fasilitasi. Untuk itu kami adakan batasan2 calon peserta (kriteria), bahkan kami harus melakukan seleksi.
by Tyas
On January 5, 2010 at 2:00 pm
Slmt mlm .
sya mau tnya utk retret bsk tgl 21-24 , kmrn sya sdh mengirim email kl sya bersedia utk hdr , tp trnyta tgl 21 dan 22 sya ada ujian d kampus .
Tp saya ingin sekali utk ikut program komjak ini , saya mhn bntuan solusi’n .
Trims n GBU .
by Priska
On January 14, 2010 at 7:43 am
@Tyas: silahkan Tyas menghubungi Rm Hari di email beliau joh.hariyanto@gmail.com unt menemukan solusi terbaik. Oke?
by yohanes
On January 26, 2010 at 7:18 am
wah telat nih, kemaren ada retret ya. padahal pengen ikut.
klo ada kabarin lagi ya ke.
by hilda
On January 30, 2010 at 12:42 am
@ yohanes: Tahun depan semoga masih ada dan kamu bisa mendaftar
by Feliks
On February 8, 2010 at 5:11 pm
Yah, musti nunggu tahun depan ya? Kebetulan saya baru baca informasi ini di kampus hari ini. Saya sangat tertarik benget dengan tujuannya karena sesuai dengan cita-cita saya untuk memajukan sebuah desa di Indonesia. Saya harap saya akan mendapatkan banyak perkembangan kepribadian di pelatihan ini. Semoga tahun depan masih bisa diselenggarakan lebih cepat, lebih bagus lagi klo tahun ini 2 kali hehehe… Thanks.
by m0n
On June 20, 2010 at 3:44 pm
halo semua, baru denger soal komjak
nice, cukup tertarik…
tp blm cukup usia…
haha…
GBU